Now Playing :
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts
Showing posts with label Peristiwa. Show all posts

Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)

Perang selalu menjadi neraka bagi siapapun, baik bagi yang menang apalagi bagi yang kalah termasuk juga siapapun yang terlibat didalamnya, mulai dari wartawan, palang merah, wanita juga anak-anak. Jasad-jasad manusia berserakan dimana-mana tanpa terurus dengan berbagai macam luka yang mengerikan. Tentu saja korban paling banyak adalah yang bersentuhan langsung dengan perang yaitu para tentara, walaupun teori ini tidak juga selalu benar karena seperti perang yang terjadi di Palestina justru perempuan dan anak-anak juga warga sipil lainnya lebih banyak menjadi korban.

Perang yang terjadi di masa lalu, mestinya dapat dijadikan pelajaran bagi siapaun pada hari ini agar tidak ada lagi korban nyawa yang mengatas namakan loyalitas, karena idealnya loyalitas tidaklah harus berbicara tentang kematian.

Berikut ini foto-foto masa lalu tentang korban perang yang terjadi pada sekitar Perang Dunia II dengan berbagai macam luka, sperti luka tembak, terbakar di dalam tank, terbakar di lokasi perang dan masih banyak lagi gambar-gambar yang cukup memilukan.
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)

Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)
Foto-Foto Kuno Korban Perang (Serial Korban Perang Tank)


Dalam Beberapa Hari Hampir 1000 Tentara Jepang Dimangsa Buaya Saat Perang Dunia II

Dalam Beberapa Hari Hampir 1000 Tentara Jepang Dimangsa Buaya Saat Perang Dunia II

InaScience- Beberapa hari lagi kita akan memperingati hari kemerdekaan yang ke 69, cerita kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari keterlibatan Jepang didalamnya. Hancurnya Nagashaki dan Hirosima menjadi awal kekalahan Jepang yang juga merupakan awal kemerdekaan Indonesia. Sebelum negara Sakura ini di bombardir oleh Amerika dengan dua bom nuklir yang dijatuhkan di Nagasaki dan Hiroshima, ternyata sebelum kejadian itu pasukan Jepang prnah mengalami peristiwa yang tidak kalah mengerikan, dimana hampir 1000 orang pasukan di mangsa oleh Buaya hanya dalam waktu beberapa hari.

Dalam catatan sejarah Perang Dunia kami, ada banyak kekejaman yang dilakukan oleh manusia antara yang satu dengan lainnya. Pasifik Selatan selama Perang Dunia II memiliki perbedaan khusus dengan daerah lainnya dalam soal pembantaian terhadap manusia. Pembantaian yang sangat biadab, brutal dan sangat mengerikan yang dilakukan oleh manusia dengan menggunakan ratusan bahkan ribuan binatang buas sebagai eksekutornya.


Di salah satu pulau terpencil di Pasifik Selatan, satu peleton tentara yang hampir terdiri dari seribu tentara Jepang bersenjata memasuki rawa yang dipenuhi dengan buaya, mereka menghilang dan tidak pernah kembali lagi, demikian dilaporkan  oleh sebuah sumber terpercaya tentang peristiwa mengerikan itu.

 Kejadian tragis itu terjadi antara bulan Januari dan Februari tahun 1945 di sebuah pulau terpencil yang terletak Teluk Benggala daerah lepas pantai Burma, pulau tersebut adalah pulau Ramree, sebuah pulau yang terdiri dari rawa-rawa yang didalamnya berisi buaya air asin yang sangat ganas. 

Pertempuran sengit terjadi selama 6 Minggu, selama Perang Dunia ke II , tragedi ini ini memang merupakan skenario yang dibuat oleh Burma untuk menaklukkan tentara Jepang. Pada tahun 1942 Jepang memasuki wilayah pulau ini dan kemudian pada tanggal 26 Januari 1945,Angkatan Laut Inggris yang dibantu Brigade Infanteri India memasuki wilayah ini dalam upaya untuk membangun pangkalan udara, mereka mendapat perlawanan sengit dari tentara Jepang yang sudah terlebih dahulu datang sebagai Penjajah.

Dalam Beberapa Hari Hampir 1000 Tentara Jepang Dimangsa Buaya Saat Perang Dunia II

Setelah pertempuran panjang dan berdarah terjadi pasukan Sekutu berhasil memenangkan pertempuran itu dan terus membuat tentara Jepang semakin terjepit.  Sekitar 1000 tentara kabur meninggalkan kamp mereka untuk bergabung dengan pasukan lainnya yang berada diseberang pulau. Sementara itu pasukan Sekutu telah ditempatkan diberbagai penjuru yang membuat tentara Jepang benar-benar terjepit dan hanya mempunyai satu jalan untuk kabur yaitu menyebarangi rawa pasang surut yang dipenuhi buaya lapar dan ganas, sejauh 16 km untuk mencapai seberang. Sebenarnya Pasukan Sekutu sudah memberikan peringatan agar tentara Jepang menyerah, namun rupanya seruan itu tidak diindahkan, dari situlah awal cerita tragis pembantaian binatang terhadap manusia dimulai, dan sebagian besar dari tentara Jepang tidak sampai ke seberang dengan selamat.

Rawa yang berlumpur dalam menjadi penghalang bagi mereka sehingga memperlambat pelarian mereka, dan ternyata tidak hanya buaya yang menghuni rawa-rawa ini, laba-laba beracun, kalajengking, ular berbisa, nyamuk malaria merayap melalui semak-semak berlumpur, sungguh merupakan "neraka hidup" yang sangat mengerikan buat mereka. Selama beberapa hari mereka berjuang melawan maut bergumul dan berkelahi melawan penghuni rawa yang sangat ganas. Sementara itu rasa lapar dan haus mulai menyerang mereka yang semakin membuat mereka tersiksa didalam kubangan lumpur rawa tersebut. Lebih tragis lagi pasukan sekutu terus menembakkan senjata artileri kepada tentara Jepang secara sporadis dari pinggir rawa.

Rentetan penderitaan tersebut tenyata hanya merupakan awal dari mimpi buruk mereka yang lebih mengerikan. Suatu malam tentara Inggris yang berpatroli di pinggir rawa melaporkan bahwa mereka mendengar jeritan histeris dan suara tembakan di kegelapan dari tengah-tengah rawa. Seorang tentara Jepang terlihat sedang melawan maut dari gigi-gigi tajam beberapa ekor buaya, tubuhnya dikoyak dan dicabik, hingga akhirnya tercerai berai menjadi beberapa potong dan dimakan oleh reptil ganas ini. Pasukan Inggris yang menyaksikan pemandangan itu meringis ngeri dan tidak tahu harus berbuat apa? menyelamatkannya atau membiarkan mereka dimakan oleh buaya.

Para tentara malang ini benar-benar terperangkap di dalam rawa Ramree, ditengah-tengah buaya ganas yang tak terhitung jumlahnya, bahkan sebagian dari buaya tersebut adalah merupakan monster raksasa yang panjangnya bisa mencapai 20 kaki dengan berat lebih dari 1 ton. Mereka menjadikan tentara Jepang sebagai hidangan makan malam selama beberapa hari dengan menguliti, mencabik dan memotong daging tentara yang ketakutan. Salah seorang korban selamat menceritakan, kawanan buaya tiba-tiba muncul ditengah-tengah pasukan yang ketakutan yang membuat mereka lari tunggang langgang berusaha menyelamatkan diri walaupun merupakan upaya penyelamatan yang sia-sia. Beberapa korban selamat juga menggambarkan bagaimana buaya sering muncul secara tiba-tiba dari air keruh disekitarnya dan menyeret korban kedalam air kemudian memakannya. Suara tembakan berbaur dengan jeritan, teriakan juga suara kulit terkoyak dan tulang manusia yang patah

Bruce Stanley Wright menggambarkan adegan berlangsung dalam bukunya 1962 Taman Sketsa Dekat dan Jauh:
Malam itu adalah malam yang paling mengerikan setiap anggota ML [marine launch] hampir dimakan oleh Buaya, Buaya yang sudah mencium bau darah, berkumpul di antara bakau sambil menunggu rasa lapar, berendam dengan mata ganas mereka di atas air, mengawasi dengan penuh waspada untuk makanan mereka berikutnya. Saat air menjadi pasang, mereka kembali memangsa bangkai-bangkai para tentara, mereka yang terluka juga tidak dapat berbuat apa-apa dan hanya bisa menunggu giliran untuk menjadi mangsa dan pasrah hingga buaya-buaya tersebut menyeret mereka kedalam lumpur dan menyantapnya.
 
  Tembakan senapan terdengar dari tengah rawa hitam, serta jeritan orang yang terluka dengan tulang yang hancur di rahang reptil besar dan ganas, suara menyayat hati dan suara hiruk pikuk buaya pesta makan malam membuat suasana seperti berada didalam neraka yang jarang diduplikasi di bumi. Saat fajar tiba burung nasar datang untuk membersihkan ceceran daging manusia yang tersisa diatas lumpur ... Dari sekitar 1.000 tentara Jepang yang memasuki rawa Ramree, hanya sekitar 20 orang ditemukan hidup, sungguh pemandangan yang sangat mengerikan.
Dalam Beberapa Hari Hampir 1000 Tentara Jepang Dimangsa Buaya Saat Perang Dunia II

Dari hampir 1.000 tentara Jepang yang memasuki rawa Rumree, disebutkan hanya 20 korban keluar hidup-hidup, beberapa dari mereka mengalami luka yang sangat parah, meskipun jumlah ini masih diperdebatkan dan perkiraan berapa banyak tentara yang tewas di dalam rawa perkiraan jumlahnya  bervariasi. Terlepas dari berapa jumlah korban dalam peristiwa tersebut, insiden ini sangat mengerikan sepanjang sejarah manusia, dimana hampir 1000 orang dibantai dan dimangsa oleh binatang, dan peristiwa ini juga masuk kedalam catatan Guinness Book of World Records dengan judul Serangan Terbanyak Yang Dilakukan Oleh Budaya Terhadap Manusia.

Begitulah keserakahan akan selalu mendapatkan balasan, bahkan balasan tersebut kadang sangat mengerikan dan diluar batas apa yang pernah kita fikirkan. (RR/tr/120814)

 

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas

InaScience- Pada hari Rabu, 6 Agustus 2014 warga Jepang selama satu menit mengheningkan cipta untuk memperingati pemboman oleh Amerika di kota Hiroshima ke-69.

Tepat Pukul 08:16 waktu setempat saat peristiwa itu terjadi lebih ebih dari 45.000 orang, termasuk Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang selamat dari serangan itu, berkumpul di Taman Perdamaian selatan kota untuk memperingati tragedi pemboman tersebut.


Pada tanggal 6 Agustus 1945, bom nuklir yang disebut "Little Boy" dijatuhkan oleh Amerika dari pesawat bomber B-29 'Enola Gay', yang diterbangkan oleh Kolonel Paul Tibbets.

Little Boy adalah bom nuklir pertama, yang digunakan dalam peperangan dan dijatuhkan di kota Hiroshima,  Jepang, menurut BBC. Bom meledak 1,900ft (580 meter) di atas tanah dan  menewaskan lebih dari 80.000.

Radiasi, panas dan cedera kemudian menyebabkan korban tewas sebanyak 135.000 orang. Tiga hari kemudian, Amerika menjatuhkan bom nuklir kedua yang disebut "Fat Man" di kota Nagasaki, menewaskan lebih dari 40.000.


Berikut ini foto-fotonya:


Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas


Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
 Kolonel Paul Tibbets, pilot Enola Gay pesawat yang menjatuhkan bom atom di Hiroshima, melambaikan tangan dari kokpit sebelum lepas landas dari Tinian pada Agustus 6,1945, Foto courtesy US National Archives.REUTERS/U.S. National Archives and Records Administration/Handout

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
 Awak pesawat  B-29 "Enola Gay" pelaku bom Hiroshima, Jepang pada 6 Agustus 1945 berpose disamping pesawat di pangkalan Udara di Tinian, Kepulauan Mariana. Kolonel Paul Tibbets, pilot, berdiri di tengah .REUTERS/U.S. Air Force/Handout.

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
 Kolonel Paul Tibbetts berpose di depan B-29 Superfortress yang dikendarainya "The Enola Gay" (nama untuk ibunya) dari pesawat tersebut dia telah melenyapkan 135.000 warga Hiroshima dalam sekejap .REUTERS/U.S. Air Force/Handout

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
Tiruan "Little Boy", bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima lima puluh tahun yang lalu, terletak di bawah badan pesawat dari Enola Gay, B-29, tersimpan di Smithsonian Air and Space Museum 27 Juni. REUTERS

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
 Pengunjung museum melihat pesawat dengan panjang 60 kaki Enola Gay, B-29 yang menjatuhkan bom atom pertama di Hiroshima 50 tahun lalu, pesawat ini tersimpan di Smithsonian Air and Space Museum

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
 FILE FOTO Maret 1946 - pandangan umum  dari kota Hiroshima menunjukkan kerusakan yang ditimbulkan oleh bom atom, foto diambil pada Maret 1946, enam bulan setelah bom dijatuhkan 6 Agustus 1945.

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
FILE FOTO DIAMBIL 06AUG1945 - pekerja serangan udara Jepang sedang membawa korban bom atom di Hiroshima pergi jauh dari asap reruntuhan dalam 6 Agustus 1945, photo.REUTERS

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
 Seorang ibu dan anak melihat gambar awan jamur ledakan bom atom ketika mereka mengunjungi Hiroshima Peace Memorial Museum di Hiroshima REUTERS

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
 Seorang pengunjung di Museum Hiroshima Peace melihat ke arah tanda besar yang menunjukkan waktu  tepat ketika bom atom menghantam kota Hiroshima REUTERS

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
  FOTO DIAMBIL AUG1945 - gambar dari udara Hiroshima diambil pada April 1945 sebelum bom atom dijatuhkan dan, pada bulan Agustus 1945 setelah peristiwa pemboman , menunjukkan tingkat kehancuran di kota. REUTERS

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
 Gelombang  panasyang terjadi sebagai efek yang muncul dari ledakan bom
 
Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
Seorang Anak laki-laki melihat foto besar yang menampilkan kota Hiroshima setelah bom atom 1945, di Museum Memorial Perdamaian Hiroshima, Japan REUTERS

Foto-Foto Tragedi Hiroshima 69 Tahun Yang Lalu, 135 Ribu Orang Tewas
 Korban bom atom bernama Sumiteru Taniguchi menunjukkan punggungnya yang terbakar parah oleh bom atom  foto dia diambil sekitar setengah tahun setelah kejadian di rumahnya di Nagasaki
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Free Zone Film - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger