Now Playing :
Showing posts with label Obat Kimia. Show all posts
Showing posts with label Obat Kimia. Show all posts

Manfaat Aspirin Dan Efek Samping Yang Ditimbulkannya

Mungkin sebagian dari kita tidak asing dengan nama obat ini, karena biasanya obat ini digunakan untuk mengatasi rasa sakit yang setiap saat bisa dialami oleh siapapun seperti sakit kepala, sakit gigi atau beberapa keluhan sakit lainnya. Aspirin adalah merupakan obat kimia yang dapat dibeli di berbagai toko obat dan apotik, Aspirin biasanya digunakan  untuk menghilangkan rasa sakit, menurunkan demam dan mengobati  peradangan. Obat  ini juga biasa digunakan untuk menurunkan resiko serangan jantung, stroke, penyakit jantung dan arthritis. Namun, efek samping juga dapat terjadi karena  terlalu banyak menggunakan  aspirin.
Apa Itu Aspirin?
Aspirin adalah termasuk dalam golongan obat nonsteroidal anti-inflammatory drug, atau NSAID. Cara kerja obat ini mengganggu enzim  siklooksigenase-1 dan siklooksigenase-2. Enzim ini adalah protein yang berfungsi mengatur  aktivitas sel. Fungsi dari Enzim Siklooksigenase-1  adalah melindungi lapisan perut dan merangsang trombosit dalam darah untuk membeku. Sedangkan enzim Siklooksigenase-2  adalah merupakan enzim  yang berfungsi untuk memproduksi zat yang berkontribusi terhadap gangguan  peradangan. Aspirin dapat mengurangi pembekuan darah dan menyebabkan  peradangan. Adapun efek samping yang ditimbulkan karena terlalu banyak menggunakan aspirin adalah

Masalah perut
Karena aspirin mengganggu perlindungan lapisan perut, dan dapat menyebabkan efek samping pencernaan. Menggunakan  aspirin secara berlebihan akan dapat menyebabkan sakit perut, peradangan pada perut dan dapat menyebabkan dinding perut menjadi terluka. Beberapa jenis aspirin dibuat dengan penambahan  zat  untuk mencegah kerusakan lambung, karena aspirin dapat mengurangi proses pembekuan darah, juga dapat menyebabkan peningkatan perdarahan yang disebabkan oleh kerusakan pada lapisan perut  atau cedera lainnya.

Overdosis Akut
Menggunakan aspirin dengan dosis 150 mg aspirin setiap kilogram berat dapat menyebabkan efek samping yang parah dan dapat menyebabkan keracunan. Kondisi ini disebut sebagai overdosis akut. Gejala yang ditimbulkan oleh penggunaan aspirin yang berlebihan adalah rasa mual, telinga berdenging dan pernapasan yang berlangung  cepat. Gejala dapat berkembang menjadi demam, kejang, gangguan  mental, kelainan otot, gagal ginjal dan bahkan gagal napas. Jika Anda menemui kasus seperti ini segaeralah mencari  bantuan medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Overdosis kronis
Overdosis akut terhadap Aspirin dapat berkembang pada akibat yang lebih serius atau biasa disebut sebagai overdosis kronis . Over dosis kronis biasanya terjadi pada seseorang yang menggunakan aspirin selama beberapa hari untuk mengatasi penyakit tertentu.  Kasus ini biasanya terjadi pada orang yang lanjut usia. Orang yang mengalami overdosis kronis pada penggunaan aspirin akan mengalami gangguan  mental,  demam,  tekanan darah menjadi rendah dan mengalami dehidrasi. Dalam beberapa kasus, over dosis kronis terhadap aspirin dapat menyebabkan penumpukan cairan cairan pada  paru-paru.

Demikianlah beberapa kegunaan aspirin dan efek samping yang dapat ditimbulkan olehnya, Dengan tulisan ini semoga Anda dapat lebih bijak dalam memperlakukan tubuh dan kesehatan Anda, semoga bermanfaat.

Efek Samping Minum Paracetamol

Paracetamol adalah merupakan obat yang tidak asing bagi sebagian besar masyarakat kita, obat ini banyak tersedia dipasaran bahkan sampai warung-warung kecil di kampung. Obat ini dijual di pasaran dalam berbagai merk dagang yang biasa digunakan untuk menurunkan demam.
Seseorang yang mengalami gejala sakit tertentu atau demam, mungkin akan merasa terbantu dengan meminum paracetamol. Rasa tidak nyamanan akibat demam biasanya akan menjadi berkurang setelah mengkonsumsi obat kimia ini. Di beberapa Negara seperti di Amerika Serikat obat ini sering disebut dengan nama acetaminophen, masyarakat kita juga kadang menggunakan istilah ini. Obat analgesik ini  biasanya diberikan secara oral sebagai kapsul, tablet atau cair. Efek samping dari parasetamol memang tidak begitu berbahaya jika diminum sesuai anjuran, namun pasien harus mendiskusikan efek samping yang bisa saja terjadi pada saat meminum obat ini. Secara garis besar efek samping dari paracetamol dapat dilihat dari beberapa gejala dibawah ini.

Ruam kulit
Pengobatan dengan menggunakan parasetamol dapat menyebabkan efek samping berupa ruam kulit  yang terjadi pada pasien tertentu, demikian menurut Cancer Research UK. Daerah kulit yang terkena efek samping dari parasetamol biasanya tampak meradang, merah atau kering, kadang juga terasa gatal pada bagian kulit. Ruam kulit yang disebabkan oleh efek samping  dari parasetamol bersifat sementara dan akan sembuh bersamaan dengan berakhirnya pengobatan.

Kerusakan Hati
Minum parasetamol dalam dosis yang berlebihan juga akan menyebabkan kerusakan hati yang biasanya ditandai dengan rasa mual, nafsu makan berkurang, sakit perut, urin berwarna keruh dan kotoran berwarna seperti tanah liat, demikian seperti diperingatkan dalam situs Drugs.com. Kerusakan hati juga dapat menyebabkan kulit seseorang bewarna kuning  yang juga terlihat pada mata seseorang yang mengalami kerusakan hati, efek samping ini kemudian dikenal sebagai penyakit kuning. Pasien yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan hati pada saat menggunakan parasetamol harus menghentikan pengobatan dengan menggunakan obat ini, dan harus segera menghubungi dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Reaksi anafilaksis
Meskipun jarang terjadi, pasien hipersensitif mungkin mengalami reaksi alergi yang disebut anafilaksis parah setelah menggunakan parasetamol sebagai obat. Efek samping reaksi alergi ini biasanya ditandai dengan  suara serak, kesulitan menelan, sesak napas, pembengkakan pada bagian wajah atau mulut kadang juga terjadi gatal-gatal pada bagian tubuh tertentu, demikian seperti dimuat dalam MedlinePlus. Jika tidak ada perawatan medis segera, kemungkinan pasien akan  mengalami komplikasi yang lebih  fatal setelah reaksi alergi terhadap parasetamol.

Demikian beberapa efek samping dari paracetamol, obat ini memang cukup membantu untuk meringankan demam, namun penggunaan yang melebihi dosis akan menimbulkan beberapa efek samping yang bisa saja cukup fatal bagi penggunanya. Berusahalah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter saat Anda hendak menggunakan obat-obat tertentu untuk mengantisipasi timbulnya efek samping yang mungkin akan terjadi.

Gara-Gara Salah Minum Obat Tubuh Gadis Ini Terbakar

Mungkin Anda pernah membaca berita tentang sebuah peristiwa dimana ada orang yang mengalami peristiwa tragis tiba-tiba terbakar tubuhnya dan tidak diketahui penyebabnya, bahkan ada juga yang ditemukan telah menjadi abu di lokasi kejadian tanpa ada tanda-tanda bahwa orang tersebut telah dibakar dengan sengaja. Semua kejadian tersebut masih menjadi misteri hingga hari ini. Peristiwa yang hampir sama namun dengan kasus yang berbeda baru-baru ini dialami oleh seorang wanita asal  California yang mengalami luka bakar lebih dari 70 persen,  yang tampaknya disebabkan oleh sesuatu yang berasal dari dalam tubuhnya.
Gara-Gara Salah Minum Obat Tubuh Wanita Ini Terbakar

Pada saat merayakan Hari Thanksgiving,  Yassmeen Castanada (19 tahun) mengeluh bahwa dia merasa tidak enak badan. Salah seorang teman memberinya beberapa obat yang diminumnya saat dirinya sakit. Setelah minum obat tersebut,  Yassmeen tidak sembuh tapi justru dirinya merasa kepanasan seperti terbakar oleh api, bahkan  hidung dan tenggorokannya mulai membakar parah. Yassmenpun akhirnya dibawa ke rummah sakit dan dimasukkan kedalam  ruang gawat darurat, pada saat seluruh tubuhnya mulai melepuh. Dalam waktu empat hari, kulitnya mulai mengelupas  seolah-olah dia menderita luka bakar tingkat tiga. Kemudian dia dipindahkan ke Universitas California Irvine pada unit luka bakar dan dokter memvonis Yassmenen bahwa  lebih dari 70 persen kulitnya mengalami kerusakan. Diapun akhirnya  diberi perawatan medis sama seperti penderita luka bakar dan harus menjalani beberapaoperasi kulit untuk memperbaiki kulitnya yang rusak akibat luka bakar yang dialaminya.

Gara-Gara Salah Minum Obat Tubuh Wanita Ini Terbakar
Yassmeen Castanada menjalani perawan di rumah sakit (kiri), Yassmeen Castanada sebelum mengalami luka bakar karena salah minum obat (kanan)
Menurut dokter yang menangani kasus langka seperti yang dialami oleh Yasmeen ini adalah sebagai akibat penggunaan obat yang tidak sesuai dengan penyakit yang diderita sebelumnya dan menimbulkan reaksi yang jarang sekali ditemukan pada manusia pada umumnya. Reaksi yang tergolong langka ini disebut sebagai sindrom Stevens-Johnson.  Sindrom ini biasanya ditandai dengan  wajah dan lidah bengkak, nyeri kulit, melepuh pada kulit dan selaput lendir mulut, hidung, mata dan alat kelamin juga terjadinya pengelupasan  kulit. Sindrom  Stevens-Johnson dapat menyebabkan tubuh mengalai luka bakar seperti yang dialami oleh Yasmeen Castanada ini.

Stevens-Johnson syndrome merupakan reaksi obat yang sangat langka, biasanya hal ini terjadi pada saat tubuh  merespon antibiotik, syndrome ini  dapat berakibat fatal pada penderitanya. Menurut Dr Joshua Zeichner, seorang profesor dermatologi di Mount Sinai Hospital di Manhattan,  belum ditemukan cara yang dapat mengetahui siapa saja orang yeng mempunyai resiko kelainan ini.

Pertanyaannya adalah, apakah orang-orang yang mengalami terbakar secara tiba-tiba dan mati secara misterius  seperti yang banyak diberitakan, disebabkan oleh sindrom ini? Semuanya masih menjadi sebuah pertanyaan yang belum ditemukan jawbannya hingga sekarang. Dari kasus Yasmeen Castanada ini, hikmah yang dapat kita ambil adalah jangan menggunakan obat orang lain saat Anda mengalami masalah kesehatan. Untuk menentukan obat dari masalah kesehatan yang Anda alami diperlukan diagnose dari dokter ahli agar tidak terjadi kesalahan penggunaan obat.
Pada saat tulisan ini dibuat, Yassmeen Castanada masih dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan beberapa pengobatan dan diperkirakan dia akan pulih.

Allopurinol, Obat Asam Urat Cara Penggunaan Dan Efeks Sampingnya

Allopurinol for Uric Acid
Rasa nyeri seperti tertusuk-tusuk jarum pada persendian, bengkak dan ruam merah pada sekitar persendian adalah ciri khas penyakit asam urat. Penyakit asam urat disebabkan oleh penumpukan purin yang mengkristal pada bagian persendian. Rasa nyeri tersebut sering muncul apalagi jika penderita Asam urat makan makanan yang banyak mengandung purin, anda dapat membaca kembali makanan apa saja yang banyak mengandung purin pada artikel sebelumnya berjudul  Penyebab Asam Urat, Gejala, Pencegahan Dan Cara Pengobatannya 

Rasa nyeri yang sering terasa sangat melilit dan menyiksa tersebut sering membuat penderita penyakit Gout ini tidak dapat melakukan aktifitas, karena pada kondisi yang parah akan menyebabkan penderita akan merasakan sakit yang luar biasa saat melakukan aktifitas, bahkan dalam kondisi tertentu dapat menyebabkan pasien tidak dapat bergerak.

Penyakit Asam Urat dapat diobati dengan beberapa obat, baik obat kimia maupun obat herbal. Masing-masing obat mempunyai kelebihan dan kekurangan. Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang obat kimia yang dapat menyembuhkan penyakit ini yaitu Allopurinol, sebelum anda menggunakannya, anda harus tahu segala sesuatu tentang Allopurinol, tentang cara kerjanya, dosis penggunaannya, dan tentu anda juga harus tahu efek samping yang bisa ditimbulkannya. Hal tersebut penting untuk diketahui untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang disebabkan oleh efek samping dari obat ini.

Cara Kerja Obat:
 Sebelum kita membahas tentang cara penggunaannya, mari kita bahas tentang cara kerja Alopurinol. Obat ini diformulasikan untuk mengobati penyakit Asam Urat (Gout) ada juga yang menyebut penyakit ini dengan sebuatan Priai. Cara kerjanya adalah zat yang terkandung dalam Alopurinol akan menghambat xantin oksidae, xantin oksidae adalah enzim yang bekerja sebagai pengubah hipoxantin manjadi xantin dan selanjutanya akan mengubah xantin menjadi asam urat.

 Di dalam tubuh kita Alopurinol akan mengalami metabolisme yang akan merubahnya menjadi oksipurinol (alozantin) yang berfungsi sebagai penghambat terjadinya enzim xantin oksidae.Kadar asam urat akan berkurang karena terjadinya mekanisme kerja kerja senyawa tersebut dan tanpa mengganggu biosintesa purin.

Interaksi Obat:
Alopurinol mempunyai efek toksik seperti juga obat kimia lainnya, efek toksik adalah sebuah akibat yang disebabkan oleh penggunaan bahan kimia sebagai obat yang berupa racun yang kadang lebih berbahaya daripada obat yang diminum. Alopurinol yang diberikan bersama azatioprin, merkaptopurin atau siklofosfamid, dapat meningkatkan efek toksik dari obat ini. Efek toksik lain juga akan terjadi pada pemberian Alopurinol bersama-sama dengan garam besi dan obat diuretik dari golongan tiazida. Alopurinol juga tidak boleh diminum bersama dengan wafarin karena akan menghambat metabolisme obat di hati pasien.

Efek Samping Alopurinol
Seperti obat kimia lainnya, Penggunaan Alopurinol yang berlebihan dan cenderung tidak mengindahkan saran penggunaannya juga akan mempunyai beberapa efek samping. Efek samping yang dapat disebabkan oleh Alofurinol antara lain:

Allopurinol for Uric Acid
Reaksi hipersensitifitas, yang berupa terjadinya bintik-bintik kecil dan benjolan pada permukaan kulit atau sering disebut ruam mokulopapular didahului gatal-gatal , biduran, kulit bersisik eksfoliatif serta lesi pupura (peradangan pada kulit), dermatitis, nefritis, faskulitis dan sindrome poliartrtis.
Efek samping lain yang ditimbulkan oleh Alopurinol adalah Demam, eosinofilia, kegagalan hati dan ginjal, mual, muntah, diare, rasa mengantuk, sakit kepala dan rasa logam.
Penggunaan Allopurinol dalam waktu yang lama juga akan menyebabkan katarak bagi penggunanya.

Peringatan dan Perhatian:
Selama penggunaan Allopurinol sangat penting diperhatikan untuk mengetahui reaksi tubuh terhadap obat ini, sehingga akan dapat diambil tindakan lanjutan jika terjadi reaksi negatif tubuh terhadap Allopurinol. Hal-hal yang penting untuk diperhatikan adalah;
  • Karena obat ini dapat menyebabkan kerusakan pada lensa mata maka selama penggunaan Allopurinol pasien harus melakukan pemeriksaan mata secara berkala. 
  • Seperti telah disampaikan diatas bahwa obat ini akan berefek samping hipersensisitifitas maka sangat penting diperhatikan terhadap orang yang mempunyai catatan kesehatan hipersensitif.
  • Wanita hamil juga tidak dianjurkan untuk menggunakan Alopurinol karena akan mempunyai efek negatif terhadap janin yang dikandungnya. Penggunaan pada wanita hamil hanya direkomendasikan jika manfaat dari penggunaan Allopurinol lebih besar dibandingkan resikonya.
  • Penderita gagal ginjal tidak dianjurkan untuk menggunakan Allopurinol juga pada penderita hiperurisemia asimptometik.
  • Hentikan penggunaan Allopurinol jika tubuh memberikan respon demam atau kemerahan pada kulit.
  • Obat ini dapat meningkatkan frekwensi serangan artritis gout akut, oleh kerena itu sebaiknya obat antiinflamasi atau kolkisin diberikan bersama pada awal terapi.
  • Hati-hati terhadap penggunaandengan vidabrin.
Aturan penggunaan atau dosis penggunaan sangat penting untuk diperhatikan untuk meminimalisir tejadinya efek samping dari Allopurinol. Adapun dosis yang dinjurkan adalah sebagai berikut:
  • Penggunaan untuk kelompok umur dewasa, Pemberian obat ini harus diberikan secra bertahap dengan dosis awal 100mg dan ditingkatkan 100mg setiap minggunya hingga sampai dosis maksimal, dosis maksimal yang dianjurkan adalah 800 mg  sehari.
  • Untuk pasien dengan gangguan ginjal dosis yang dianjurkan adalah 100 - 200 mg setiap harinya.
  • Penggunaan pada anak usia antara 6 - 10 tahun adalah Bila disertai penyakit kanker, dosis maksimal 300 mg sehari dan untuk anak dibawah umur 6 tahun adalah 150mg sehari.
Penentuan dosis penggunaan harus ditetapkan setelah dilakukan penelitian mendalam terhadap riwayat kesehatan Pasien, seperti misalnya kadar asam urat pasien dan rekam fungsi ginjal pasien. Hal tersebut penting untuk diperhatikan karena masing-masing individu mempunyai respon yang berbeda dengan Allopurinol.

Demikianlah pembahasan tentang Allopurinol, semoga bermanfaat buat Anda dan anda dapat belaku bijak terhadap tubuh Anda. (RR-14)

Pengertian Aspirin, Efek Samping Aspirin, Dan Dosis Penggunaannya

Side effects of aspirin
Aspirin, pasti anda sering mendengar nama obat ini disebut oleh teman anda, saudara anda, atau bahkan anda adalah termasuk pengguna aktif atau paling tidak pernah menggunakan obat ini. Efektifitasnya dalam mengatasi rasa nyeri membuat Aspirin banyak digunakan untuk mengatasi rasa sakit yang sering muncul secara tiba-tiba seperti sakit kepala, sakit gigi, dan biang nyeri lainnya membuata obat ini begitu akrab dengan masyarakat kita.

Bebas dari rasa sakit adalah kebutuhan setiap orang, untuk keperluan tersebut seseorang sering mengambil jalan pintas dengan meminum obat penghilang rasa nyeri tanpa memahami aturan penggunaan juga efek samping yang dpat ditimbulkannya. Celakanya lagi ada  yang beranggapan  jika meminum obat  penghilang rasa nyeri semakin banyak maka akan semakin cepat menghilangkan rasa sakit yang sedang di deritanya, sebuah anggapan yang akan berakibat fatal bagi seseorang.

Aspirin memang cukup efektif meredakan rasa nyeri dan mudah diperoleh di apotik-apotik terdekat dirumah anda, namun apakah anda sudah memahami tentang obat ini? Cara penggunaannya berikut cara kerjanya juga efek samping yang dapat ditimbulkan olehnya. Untuk menghindari kesalahan penggunaan Aspirin yang akan berakibat lebih buruk,  anda harus memahami obat asam asetilsalisilat ini. Berikut ini pembahasan tentangnya:

.Aspirin adalah merupakan salah satu jenis obat analgesic yang berfungsi sebagai pereda rasa sakit atau nyeri.  Kadang orang menyebut Aspirin dengan nama Asam asetilsalisilat. Aspirin mempunyai bahan aktif yang disebut sebagai asam salisilat asetil yang merupakan turunan sintetis dari senyawa salisin.
Side effects of aspirin
Salisin sebetulnya dapat ditemukan secara alami yang terkandung didalam beberapa tanaman terutama pada tanaman Willow. Salisin yang ditemukan pada tanaman Willow sudah banyak digunakan oleh masyarakat sebagai pereda rasa nyeri sejak ratusan tahun silam. Saat ini Aspirin banyak digunakan sebagai analgesic dan banyak dijual dipasaran. Aspirin sendiri tergolong dalam jenis obat merupakan obat anti inflamasi non- steroid (NSAID) yang berfungsi sebagai pereda rasa nyeri ringan sampai sedang seperti nyeri otot, sakit gigi, sakit kepala juga rasa nyeri yang disebabkan oleh menstruasi. Obat ini juga sering digunakan untuk mengobati pilek, demam dan peradangan.

Efektifitas Aspirin akan dirasakan selama 3 sampai 4 jam karena analgesic ini hanya larut dalam usus kecil dan bukan didalam lambung.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para Ahli, disamping dapat meredakan rasa nyeri , Aspirin juga mempunyai beberapa manfaat lainnya, yaitu:  Mengurangi peradangan,  meringankan pembengkakaan, dan arthritis. Aspirin juga sering diberikan kepada Pasien operasi jantung untuk mempercepat proses pemulihan. Aspirin memiliki efek anti platelet atau antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah dalam tubuh. Itulah sebabnya, aspirin dalam dosis rendah digunakan untuk mencegah serangan jantung dan stroke.

Disamping menemukan berbagai macam manfaat dari Aspirin, ternyata para ahli juga menemukan beberapa resiko yang disebabkan oleh penggunaan Aspirin, seperti misalnya dapat menyebabkan timbulnya kanker usus besar, esophagus, lambung, rectum dan kanker prostat.

Disamping mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan, bukan berarti Aspirin tanpa efek samping.  Seperti penggunaan bahan kimia lainnya bila digunakan secara berlebihan dan tanpa mengikuti aturan penggunaannya Aspirin juga mempunyai efek samping yang bahkan efek sampingnya kadang  lebih berbahaya daripada penyakit yang disembuhkan.  Contohnya pada kasus penggunaan Aspirin untuk menyembuhkan sakit gigi, penderita sakit gigi biasanya tidak tahan dengan rasa nyeri yang terasa seperti jarum panas menusuk-nusuk giginya. Untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut pasien menggunakan Aspirin sebagai obatnya, yang bahkan sangking gemasnya dengan sakit gigi yang seolah-olah tidak mau pergi dari gusi dia menggunakan Aspirin tanpa mengikuti aturan penggunaan. Seperti  Kita ketahui sakit gigi adalah penyakit kambuhan yang setiap saat bisa saja datang secara tiba-tiba, jika setiap sakit gigi kambuh dia meminum aspirin tanpa mengikuti aturan penggunaannya sebetulnya dia sedang berhadapan dengan ancaman yang lebih berat bahkan mematikan. Apa saja efek sampan dari Aspirin? Seperti dikutip dari Aspirin Foundation, berikut ini efek samping dari penggunaan Aspirin.  

1.Dapat Menyebabkan Stroke:
Mungkin terbersit pertanyaan dihati anda, dalam penjelasan sebelumnya disebutkan bahwa Aspirin dapat menyembuhkan stroke, tapi kemudian kenapa disebutkan bahwa penggunaan Aspirin dapat menyebabkan stroke? Penjelasannya adalah bahwa salah satu fungsi Aspirin adalah sebagai pengencer darah. Penggunaan Aspirin yang berlebihan akan menyebabkan terjadinya pendarahan pada otak dan pendarahan. Dengan demikian kejadiannya akan seperti pecahnya pembuluh darah otak yang juga sama-sama berpotensi menyebabkan stroke. Oleh karenanya sangat penting diperhatikan cara penggunaan Aspirin agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius.

2. Menyebabkan Gagal Ginjal:
Penggunaan Aspirin yang berlebihan karena terlalu sering meminumnya atau tanpa mengikuti aturan pakainya dapat mengakibatkan nefropati analgesic. Nefropati Analgesik adalah cedera yang terjadi pada ginjal yang disebabkan oleh penggunaan analgesik yang berlebihan. Celakanya kadang gejala kerusakan ginjal tanpa diawali dengan gejala-gejala yang berarti. 

3. Memicu Asma:
Penderita asma sangat dianjurkan untuk berhati-hati terhadap Aspirin atau bahkan sebaiknya jangan meminum Aspirin karena penggunaan Aspirin walaupun dalam dosis yang kecil akan mengakibatkan sesak nafas bagi pasien yang mempunyai riwayat penyakit asma. Menurut para ahli kesehatan, asma yang disebabkan oleh penggunaan Aspirin bisa menjadi berat bahkan fatal. Oleh karenanya jika pasien penderita asma dan terpaksa harus minum Aspirin karena pertimbangan tertentu maka harus mendapatkan pengawasan Dokter secara intensif.

4. Gangguan Fungsi Hati:
Sebagaimana kita ketahui salah satu fungsi hati adalah sebagai penyaring racun, penggunaan Aspirin yang berlebihan akan menyisakan racun yang banyak dalam darah dan akan memaksa hati untuk bekerja ekstra dalam menyaring darah, jika racun melebihi kapasitas kerja hati maka kelebihan racun yang tidak tersaring akan meracuni hati yang berfungsi sebagai penyaring.  Jika terjadi demikian maka akan menyebabkan disfungsi hati. Jika hati tidak berfungsi maka juga akan menyebabkan berbagai macam persoalan kesehatan yang serius.

5. Menyebabkan Serangan Gout atau Asam Urat:
Dalam dosis rendah, Aspirin dapat mencegah serangan jantung dan stroke, namun demikian akan menyebabkan masalah bagi seseorang dengan riwayat kesehatan Asam Urat. Meskipun dalam dosis yang rendah Aspirin dapat mengakibatkan serangan Gout meningkat. Dosis aspirin yang tinggi akan menyebabkan  ginjal tidak mampu untuk menyerap kembali asam urat, yang akan menyebabkan ekskresi asam urat melalui urin, sedangkan dosis Aspirin yang rendah akan menghambat ekskresi asam urat. Seseorang dengan riwayat gangguan Asam Urat harus berkonsultasi dengan Dokter jika hendak menggunakan Aspirin agar kemungkinan terjadinya komplikasi dapat dihindari.

6. Memicu Tekanan Darah Tinggi :
Obat yang tergolong dalam Obat anti inflamasi non-steroid (NSAID) termasuk di dalamnya Aspirin berpotensi untuk meningkatkan tekanan darah kepada yang menggunakannya. Jika anda mempunyai keluhan darah tinggi sebaknya berkonsultasi kepada Dokter jika hendak menggunakan Aspirin untuk keluhan penyakit Anda.
Side effects of aspirin
Efek samping Aspirin pada tubuh Manusia
7. Menyebabkan Tinnitus Dan Kerusakan Pendengaran :
Mungkin secara tidak sadar anda pernah mengalami telinga terasa berdenging setelah meminum obat, bisa jadi obat yang anda minum adalah Aspirin, karena lebih sering saat kita menerima obat dari Dokter  tidak bertanya tentang obat yang diberikan kepada kita. Suara berdenging yang terjadi pada telinga adalah merupakan efek samping dari penggunaan Aspirin, jika Anda mengalami hal seperti itu sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter, karena Aspirin dapat menyebabkan kerusakan pendengaran secara permanen tehadap penggunanya.  

8. Menyebabkan Sindrom Reye Pada Anak-Anak Dan Remaja:
Yang dimaksud dengan sindro reye adalah terjadinya kerusakan organ-organ vital terutama hati dan otak yang dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Penyebab pastinya belum diketahui secara pasti, namun penelitian menunjukkan sindrom ini banyak terjadi pada anak-anak  dan remaja yang meminum Aspirin untuk menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh flu, cacar air, dan demam. Perhatian bagi orang tua agar tidak sembarangan memberikan Aspirin pada anak-anaknya tanpa berkonsultasi terlebih dahulu kepada Dokter. Sindrom reye biasanya didahului dengan perubahan perilaku yang diikuti dengan rasa mual dan muntah.

9. Menyebabkan Gangguan Saraf Pusat:
Secara umum penggunaan analgesic akan menyebabkan kantuk, perasaan linglung dan pusing, namun  penggunaan Aspirin yang berkepanjangan juga akan menyebabkan terganggunya system saraf pusat.

 10. Dapat Menyebabkan Luka Perut , Usus Kecil, dan Lambung:
Penggunaan Aspirin yang berlebihan juga akan menyebabkan iritasi pada dinding usus yang pada akhirnya akan berakibat pada pendarahan yang serius karena terjadinya cedera pada lambung dan usus kecil. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan terjadinya bisul lambung dan borok yang terjadi pada dinding usus.

 11. Dapat Menyebabkan Alergi:
Efek samping lainnya yang terjadi pada penggunaan Aspirin adalah terjadinya alergi pada orang yang sensitive terhadap Aspirin. Alergi yang biasanya muncul adalah seperti pembengkakan bibir, lidah, hidung, hidung gatal, masalah pernapasan, pusing dan gatal-gatal. Jika hal tersebut terjadi pada diri Anda setelah meminum Aspirin segeralah berkonsultasi kepada Dokter.

12. Dapat Menyebabkan Gangguan Pencernaan :
Ini adalah efek samping yang umum terjadi pada orang yang menggunakan Aspirin, gangguan pencernaan biasanya ditandai dengan rasa mual, muntah, sakit perut dan diare.

13 Masalah Kulit:
Penggunaan Aspirin yang dilakukan secara terus menerus juga akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada pembuluh kapiler. Rusaknya pembuluh kapiler akan berakibat pada masalah kulit seperti memar, bahkan pada kasus-kasus tertentu akan menyebabkan pendarahan pada kulit pasien. . Kadang-kadang, penggunaan aspirin bersama dengan obat suplemen lain juga dapat  menyebabkan reaksi negative terhadap kulit seperti kulit  merah, bengkak, melepuh atau berubah warna. Bantuan medis harus cepat diperoleh jika  terjadi reaksi kulit seperti ini.

14. Gangguan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui :
Disamping berdampak langsung terhadap penggunanya Aspirin juga mempunyai dampak negative terhadap perempuan hamil. Penggunaan Aspirin akan mengganggu pertumbuhan janin dalam kandungan, gangguan yang biasa terjadi pada janin antara lain gangguan jantung dan paru-paru ,juga akan menyebabkan penurunan badan terhadap janin yang dikandungnya. Aspirin juga tidak dianjurkan untuk  wanita yang sedang menyusui karena akan menyebabkan air susu tercampur dengan bahan aktif Aspirin yang akan berakibat buruk terhadap bayi.

15. Membahayakan Saat Operasi:
Penggunaan Aspirin juga tidak dianjurkan kepada orang yang sedang atau akan menjalani operasi karena akan menyebabkan darah menjadi lebih cair dan sulit membeku. Penggunaan Aspirin akan menyebabkan luka bekas operasi sulit mongering karena darah menjadi cair.

Untuk mencegah terjadinya efek samping yang dapat membahayakan keselamatan hidup Anda, sebaiknya Anda berkonsultasi kepada Dokter jika akan menggunakan Aspirin untuk mengatasi masalah kesehatan yang  Anda alami. Sebagai acuan penggunaan berikut ini adalah dosis penggunaan yang aman saat Anda terpaksa harus meminum Aspirin.

Untuk mengatasi Nyeri ringan  hingga sedang dosisnya adalah
-350 atau  650 mg setiap 4 jam,
-500 mg. setiap 6 jam.
Untuk keluhan  arthritis adalah
-650  mg. tiap 4-6 jam,
-500mg  tiap 4 jam,
-1950 mg dua kali sehari
Serangan Jantung dan stroke    
-325 mg. tiap hari sekali.

Demikianlah sedikit informasi terkait dengan Aspirin berikut cara penggunaan dan efek samping yang dapat ditimbulkannya. Semoga bermanfaat buat kita semua.
“Jangan berburu kijang dengan menggunakan singa, karena ketika anda mendapatkan kijang, anda akan menjadi mangsa singa berikutnya.” (RR/rw/14)



Kegunaan Asam Mefenamat, Dosis, Dan Efek Samping Yang Ditimbulkannya

Kegunaan Asam Mefenamat, Dosis, Dan Efek Samping Yang Ditimbulkannya

UniverScience- Salah satu keluhan yang sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari adalah rasa nyeri, karena pada umumnya penyakit dari berbagai tingkatan mulai penyakit ringan hingga penyakit berat selalu disertai dengan rasa nyeri. Penyakit yang biasanya disertai dengan rasa nyeri adalah sakit gigi, dismenorea, sakit Mag, sakit jantung, reumatik dan lain sebagainya.

Untuk meredakan rasa nyeri biasanya dokter merekomendasikan penggunaan Asam Mefenamat, obat kimia ini memang terbukti cukup efektif untuk meringankan rasa nyeri dan lebih banyak direkomendasikan oleh dokter untuk keluhan yang sama. Mungkin suatu saat Anda harus berurusan dengan obat jenis ini, oleh karenanya harus ada pemahaman tentangnya, tentang aturan penggunaannya, fungsinya dan tentu efek samping yang ditimbulkan olehnya, karena bagaimanapun juga obat kimia pasti selalu disertai dengan efek samping yang menyertainya.

Asam Mefenamat adalah obat yang dapat berfungsi untuk meringankan peradangan dan rasa nyeri yang biasanya ditimbulkan oleh penyakit tertentu. Biasanya di gunakan untuk mengatasi rasa nyeri yang disebabkan oleh sakit gigi, nyeri menstruasi, nyeri otot atau sendi, dan nyeri setelah melahirkan. Obat ini akan bekerja untuk menghambat terjadinya kaku otot, rasa nyeri dan pembengkakan karena tergolong dalam jenis non-steroid anti-inflammatory drug (NSAID)

Sifat Asam Mefenamat
 Asam Mefenamat harus diberikan secara hati-hati terhadap pasien, khususnya terhadap seseorang yang mempunyai riwayat NSAID karena Asam Mefenamat mempunyai sifat dapat menyebabkan iritasi lambung, akan lebih baik jika obat ini tidak diberikan kepada Pasien yang mempunyai riwayat penyakit lambung atau usus. Orang dengan riwayat penyakit yang berhubungan dengan ginjal dan hati sebaiknya juga tidak menggunakan Asam Mefenamat, alasannya adalah karena hati dan ginjal merupakan tempat dilaluinya proses pembuangan dari obat ini, penggunaannya akan memperparah gangguan fungsi hati dan ginjal.

Obat ini juga sangat tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui, karena Asam Mefenamat merupakan kontraindikasi bagi wanita hamil. Penggunaan Asam Mefenamat untuk wanita hamil pada trisemester ketiga  akan meningkatkan resiko terjadinya cacat pada bayi yang dikandungnya, sementara itu untuk wanita menyusui maka akan menyebabkan air susu tercampur oleh bahan aktif yang terkandung di dalam Asam Mefenamat yang akan membahayakan bagi bayi yang tengah disusui. Anak dibawah umur 14 tahun juga tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini.

Efek Samping Penggunaan Asam Mefenamat
Seperti obat kimia lainnya, penggunaan Asam Mefenamat bukan tanpa resiko atau efek samping. Efek samping yang ditimbulkan dari obat ini bervariasi tergantung dari reaksi masing-masing penggunanya bisa ringan bisa juga berat. Efek samping yang biasanya ditimbulkan adalah berupa telinga berdenging, pusing, diare, mual, sulit tidur, penurunan nafsu makan, dan kelelahan nyeri perut, nyeri telinga, dan nyeri saat buang air kecil, .

Tidak hanya itu kadang Asam Mefenamat juga menimbulkan efek samping yang lebih berat seperti penurunan kesadaran, depresi, gangguan fungsi ginjal, gangguan napas, gangguan penglihatan, gangguan darah, kejang. Asam mefenamat tidak menimbulkan efek ketergantungan namun dalam kasus-kasus tertentu Asam Mefenamat dapat menyebakan alergi pada beberapa orang. Reaksi alergi berupa gatal, bintik – bintik kulit, bengkak pada bibir atau mata, sampai pingsan.

Dosis dan penggunaan Asam Mefenamat
Penggunaan Asam Mefenamat sebaiknya digunakan secara bertahap dimulai dari 500 mg, kemudian pada penggunaan berikutnya 4 X 250 mg, yang harus diperhatikan obat ini tidak boleh diminum melebihi 2500mg per hari, rentan waktu penggunaannya-pun jangan melebihi 7 hari. Efektifitas obat ini tergolong cukup cepat, dalam beberapa jam biasanya sudah dirasakan pengaruhnya didalam tubuh, khususnya untuk meredakan rasa nyeri. Sementara itu efektifitasnya terhadap peradangan biasanya akan dirasakan setelah  beberapa dosis dikonsumsi.

.Karena mempunyai efek samping dapat menyebabkan iritasi pada lambung maka sebelum meminum obat ini seseorang harus makan terlebih dahulu. Jangan digunakan bersamaan dengan minuman beralkohol karena akan berakibat pada pendarahan yang terjadi pada lambung dan saluran pencernaan.

Beberapa jenis obat juga dapat bereksi secara negatif terhadap Asam Mefenamat, oleh karena itu penggunaanya harus dengan saran dokter, obat-obat tersebut antara lain, obat jantung, kemoterapi, anti-hipertensi, obat pengencer darah, obat anti hipertensi dan NSID jenis lainnya. (RR/rw/14)


Efek Samping Viagra Dapat Menyebabkan Tuli Bagi Yang Mengkonsumsinya

Efek Samping Viagra Dapat Menyebabkan Tuli Bagi Yang Mengkonsumsinya
UniverScience-  Peringatan bagi anda yang sering mengkonsumsi obat kuat jenis Viagra, ternyata obat ini mempunyai efek samping dapat menyebabkan  kehilangan pendengarannya atau tuli bagi yang sering mengkonsumsinya. Menurut penelitian yang dilakukan terhadap 11.525 pria berusia di atas 40 tahun, yang mengonsumsi Viagra atau obat sejenisnya atau yang juga disebut sebagai  inhibitor phosphodiesterase 5 (PDE-5i), berisiko kehilangan pendengaran mereka.
Fakta di atas dibenarkan oleh Gerald McGwin seorang Profesor Epidemiologi di Universitas Alabama di Sekolah Kesehatan Masyarakat Birmingham. Menurut penelitian obat jenis PDE-5i jika dikonsumsi secara berlebihan akan berakibat pada gangguan pendengaran. Yang termasuk dalam golongan PDE-5i adalah Viagra, Cialis, dan Levitra. Penemuan ini tentu harus menjadi peringatan bagi siapapun yang mempunyai kebiasaan mengkonsumsi obat kuat untuk meningkatkan performa keperkasaannya.

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara obat PDE-5i dan kehilangan pendengaran jangka panjang. Dan penelitian ini adalah merupakan penelitian pertama terhadap masalah studi epidemiologi  untuk mengevaluasi hubungan antara keduanya

Epidemiologi adalah penelitian tentang distribusi penyakit atau masalah kesehatan dalam populasi bersama dengan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi masalah tersebut.

Dari penelitian yang dilakukan terhadap laki-laki yang mengkonsumsi obat kuat ditemukan hasil bahwa laki-laki yang mengonsumsi sildenafil (generik Viagra) mempunyai resiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan pendengaran daripada laki-laki yang menggunakan tadalafil (Cialis) atau vardenafil (Levitra), demikian laporan yang dikemukakan McGwin.

Seperti kita ketahui bersama bahwa penggunaan obat kuat sejenis viagra juga akan menyebabkan terjadinya serangan jantung bagi siapapun yang mengkonsumsinya, penemuan ini tentu harus menjadi perhatian buat laki-laki yang ternyata viagra bukan cuma hanya berakibat buruk bagi jantung, namun juga dapat menyebabkan gangguan pendengaran bagi yang mengkonsumsinya.

Langkah terbaik adalah menjaga kesehatan organ seksual dengan menjalankan pola hidup sehat sebelum anda terjerumus dalam penggunaan obat kuat. (RR/rw/14)



 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Free Zone Film - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger