Now Playing :
Showing posts with label Alam. Show all posts
Showing posts with label Alam. Show all posts

Organ Sisa (Vestigial) Yang Pernah Dijadikan Bukti Evolusi, Ternyata Salah

Organ Sisa (Vestigial) Yang Pernah Dijadikan Bukti Evolusi, Ternyata Salah
Mungkin anda pernah dengar tentang istilah Vestigialitas, apa sebenarnya yang dimaksud Vestigialitas?
Vestigialitas adalah sifat yang terjadi pada organ tubuh yang telah mengalami homologi yang telah kehilangan seluruh atau sebagian besar fungsi awal organ tersebut karena terjadinya proses  evolusi. Vestigialitas tarjadi pada anatomi organisme, perilaku organisme, maupun lintasan biokimia organisme. Beberapa karakter biasanya menghilang pada awal perkembangan embrio, namun ada pula yang terus ada sampai dengan dewasa. Struktur vestigial sering disebut sebagai organ sisa walaupun tidak semuanya benar-benar organ.

Vestigial pernah dijadikan sebagai bukti tentang proses terjadinya evolusi atas makhluk hidup, namun kemudian ilmu Pengetahuan mementahkan anggapan tersebut karena ditemukan beberapa penemuan dibidang anatomi tubuh yang ternyata berlawanan dengan konsep evolusi seperti yang diteorikan oleh Charles Darwin
Organ Sisa (Vestigial) Yang Pernah Dijadikan Bukti Evolusi, Ternyata Salah
Tulang ekor
Sejarah ilmu pengetahuan telah melakukan dokumentasi yang meyakinkan tentang organ sisa dalam tubuh manusia dalam jumlah banyak. Organ sisa adalah organ tubuh yang dianggap sebagai sisa evolusi yang masih terdapat pada tubuh manusia hingga sekarang. Organ ini pernah dianggap oleh para pendukung teori Evolusi sebagai organ yang tidak mempunyai fungsi dalam kehidupan manusia. Anggapan tersebut ternyata merupakan sebuah kesalahan besar, karena ternyata para ahli kedokteran menemukan bahwa organ sisa ini mempunyai peran yang sangat penting untuk kehidupan manusia.

Sebuah daftar organ sisa yang dibuat oleh ahli anatomi tubuh asal Jerman, R. Wiedersheim pada tahun 1895 memuat sekitar 100 organ sisa, termasuk diantaranya usus buntu dan tulang ekor. Seiring dengan kemajuan lmu pengetahuan, ditemukan bahwa semua organ dalam daftar Wiedersheim ternyata memiliki fungsi yang sangat penting. Misalnya, ditemukan bahwa usus buntu, yang seharusnya menjadi "organ sisa", ternyata merupakan bagian dari sistem limfatik. Sebuah catatan ilmu kedokteran pada tahun 1997 menyebutkan bahwa "organ sisa di dalam tubuh seperti jaringan - timus, hati, limpa, usus buntu, sumsum tulang, dan sejumlah kecil jaringan limfatik seperti amandel di tenggorokan dan bintik-bintik Peyer di dalam usus halus – ternyata juga merupakan bagian dari sistem limfatik. Mereka juga membantu tubuh untuk melawan infeksi. "(1)
Organ Sisa (Vestigial) Yang Pernah Dijadikan Bukti Evolusi, Ternyata Salah
Lunar Mata
Berikut ini beberapa organ Vestigial yang semula dianggap tidak mempunyai fungsi oleh para penganut teori Evolusi namun ternyata mempunyai fungsi yang sangat vital bagi manusia.
  •  Amandel, yang juga dimasukkan dalam daftar Wiedersheim sebagai organ sisa, ternyata juga memiliki peran penting dalam melindungi tenggorokan melawan infeksi, terutama bagi anak-anak hingga menginjak usia remaja. 
  • Tulang ekor yang diduga sebagai bekas ekor manusia dan telah mengalami proses evolusi,  dianggap sudah tidak mempunyai fungsi oleh para Evolusionis. Tulang ini berada di ujung bawah dari ruas tulang belakang ternyata sangat vital untuk menyangga tulang-tulang di sekitar panggul dan merupakan titik pertemuan dari beberapa otot kecil tanpa tulang ekor manusia tidak akan bisa duduk dengan nyaman
  • Thymus memicu sistem kekebalan dalam tubuh manusia dengan mengaktifkan sel-sel T, dimana kelenjar pineal bertanggung jawab atas sekresi beberapa hormon penting, 
  • Kelenjar tiroid diketahui  berperan sangat penting dalam menjaga stabilitas pertumbuhan pada bayi dan anak-anak,
  • Kelenjar pituitari berfungsi sebagai pengendali kelenjar hormon.
  • Lipatan semi-lunar di mata, yang disebut sebagai organ vestigial oleh Darwin, telah ditemukan ternyata sangat berfungsi untuk membersihkan dan pelumas bagi mata.
Sebelumnya organ-organ diatas dianggap tidak mempunyai fungsi untuk tubuh, namun setelah dilakukan penelitian ternyata menunjukkan bukti yang terbalik dari teori sebelumnya. Hal tersebut kemudian berimbas kepada beberapa ilmuwan yang selama ini meyakini kebenaran teori Evolusi seperti misalnya S.R. Scadding, seorang evolusionis, pernah menulis dalam artikelnya "Dapatkah organ vestigial dapat dijadikan bukti bagi evolusi?" tulisan tersebut diterbitkan dalam jurnal Evolutionary Theory:

 Karena tidak mungkin menjadikan Vestigial sebagai bukti teori evolusi, dan karena struktur argumen yang digunakan tidak valid secara ilmiah, maka saya menyimpulkan bahwa Vestigial Organ "organ sisa" tidak dapat memberi bukti khusus bagi teori evolusi. (RR/tr/14)

Obyek Wisata Pemandian Air Panas Gonoharjo, Limbangan, Kendal

Limbangan adalah wilayah Kabupaten Kendal paling selatan berbatasan dengan kecamatan Sumowono, Kecamatan Limbangan mempunyai obyek wisata terbanyak di Kabupaten Kendal yaitu Pemandian Air panas Gonoharjo, Perkebunan teh Medini dan Wisata Kampoeng Jawa. Salah obyek wisata yang menjadi kebanggaan Kecamatan Limbangan adalah obyek wisata pemandian Air Panas Gonoharjo. Obyek wisata ini terletak di lereng gunung Ungaran sebelah barat, letaknya di dusun Nglimut, Desa Gonoharjo tepatnya berada di sebelah tenggara Desa Gonoharjo.

Obyek Wisata Gonoharjo dapat ditempuh lewat jalur Semarang dengan jarak sekitar 35 Kilometer lewat Ngalian ke arah Selatan melalui jalur Cangkiran, Ngabean dan Margosari. Jika ditempuh lewat Selatan dari arah Jogjakarta dapat ditempuh melalui jalur Temanggung, Kecamatan Limbangan, Desa Tabet dan Margosari. Jika ditempuh lewat Kendal dapat ditempuh lewat Kaliwungu, Brangsong, Boja, Tampingan dan Margosari, jarak dari Kendal sekitar 40 Kilometer.

Setelah memasuki Desa Margosari, pengunjung akan melewati jalan menanjak dengan pemandangan perkebunan masyarakat yang indah dan asri. Di Desa Margosari ini terdapat juga obyek wisata kuliner Kampoeng Jawa. Begitu memasuki wilayah Gonoharjo anda akan semakin terpesona dengan pemandangan alam di sekitarnya, gunung Ungaran sebelah barat terlihat begitu anggun dengan latar belakang perkebunan teh Medini. Jalan terus menanjak hingga anda sampai ke tempat tujuan Pemandian Air Panas Gonoharjo.

Sampai di lokasi wisata Pengunjung akan semakin dimanjakan oleh keindahan alam di tempat wisata seperti misalnya hutan cemara, air terjun, perkebunan teh dan yang lebih utama adalah kawah gunung ungaran atau pemandian air panas Gonoharjo.

Seiring dengan kebutuhan wisata, saat ini telah dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas pendukung untuk semakin memanjakan Pengunjung. Fasilitas yang ada saat ini di antaranya, kolam renang, kebun binatang mini, Cafetaria, taman bermain anak-anak, outbond, bumi perkemahan dan hotel melati.

Kawasan wisata Pemandian Air panas Gonoharjo termasuk wilayah dengan suhu rendah, oleh karenanya Wisatawan yang mempunyai rencana untuk melakukan kemah di tempat ini sangat disarankan agar membawa bekal jaket tebal untuk mengantisipasi suhu udara yang sangat dingin saat malam hari. (RR/ow/14)

Obyek Wisata Pemandian Air Panas Gonoharjo, Limbangan, Kendal
Papan nama Obyek Wisata Pemandian Air Panas Gonoharjo
Obyek Wisata Pemandian Air Panas Gonoharjo, Limbangan, Kendal
Kawah Air Panas
Obyek Wisata Pemandian Air Panas Gonoharjo, Limbangan, Kendal
Air Terjun Gonoharjo
Obyek Wisata Pemandian Air Panas Gonoharjo, Limbangan, Kendal
Wisatawan sedang berjalan menuju kawah
Obyek Wisata Pemandian Air Panas Gonoharjo, Limbangan, Kendal
Air sungai yang jernih, ciri khas sungai pegunungan
Obyek Wisata Pemandian Air Panas Gonoharjo, Limbangan, Kendal
Gazebo yang terdapat di dalam kompleks wisata
Obyek Wisata Pemandian Air Panas Gonoharjo, Limbangan, Kendal
Kolam renang yang berada di dalam kompleks pemandian air panas Gonoharjo



Mikroba Yang Ditemukan Di Antartika Membuka Tabir Kehidupan Di Luar Angkasa

Mikroba Yang Ditemukan Di Antartika Membuka Tabir Kehidupan Di Luar Angkasa

UniverScience- Tim ilmuwan Amerika telah menemukan mikroba pada dasar sebuah danau subglacial Antartika. Para peneliti dari proyek Whillans Ice Stream Subglacial Access Research Drilling (WISSARD) berhasil menembus lapisan es Antartika dimana terdapat Danau Whillans dibawahnya pada bulan Januari 2013 Setelah mengumpulkan beberapa materi yang terdapat didalamnya seperti air dan sedimen core, tim kembali ke Amerika Serikat untuk menguji sampel yang diambil dari danau es tersebut. Apa yang ditemukan oleh tim  Peneliti membuat mereka terkejut dan senang karena tidak hanya menemukan mikroba hidup di danau William, tetapi juga menemukan ekosistem aktif di dalamnya.
Mikroba Yang Ditemukan Di Antartika Membuka Tabir Kehidupan Di Luar Angkasa
Pengeboran di Lake Whillans. (Credit: Reed Scherer, Northern Illinois University)
Para peneliti menyimpulkan bahwa Danau Whillans adalah merupakan tembat bagi hampir 4.000 spesies organisme bersel tunggal di dalamnya.

Ini bukan pertama kalinya para ilmuwan menemukan mikroba pada lingkungan yang sangat ekstrim. Peneliti menemukan mikroba 100.000 tahun pada sedimen di bawah danau sublgkacial Antartika lainnya, seperti di Danau  Hodgson, pada bulan September 2013 kemudian Danau Vida, ditemukan memiliki "sebuah komunitas mikroba yang beragam dan berkembang di dalamnya pada bulan November 2012. Tim WISSARD menegaskan bahwa mikroba adalah organisme pertama yang pernah ditemukan dari sebuah danau Antartika subglacial.

Penemuan tersebut membuat para Astrobiologists sangat tertarik dengan kehidupan mikroba ini dimana mereka mampu hidup dan berkembang dalam kondisi lingkungan yang sangat ekstrim. Seperti dijelaskan oleh New Scientist, "Temuan ini merupakan kabar baik bagi astrobiologists, mereka berharap untuk dapat menemukan kehidupan di tempat lain di tata surya, seperti misalnya di bawah kedalaman laut di bawah permukaan beku bulan Jupiter Europa, misalnya, atau menempel pada permukaan bawah es di kutub Mars" (RR/tr/14)



Keseimbangan Komponen Yang Ada Di Bumi Yang Begitu Sempurna

Keseimbangan Komponen Yang Ada Di Bumi, Baca Artikel Ini Maka Anda Akan "Menemukan" Tuhan

UniverScience- Bumi adalah sebuah planet dengan banyak kehidupan di dalamnya, di bumi juga terjadi banyak sistem yang kompleks dan berjalan dengan sempurna tanpa berhenti sama sekali. Jika dibandingkan dengan planet lain, jelas bahwa dengan segala aspek yang ada, bumi secara khusus dirancang untuk kehidupan manusia. Dibangun pada keseimbangan yang sangat rumit, kehidupan terjadi di setiap tempat di planet ini, dari atmosfer hingga ke permukaan bumi.

Jika manusia menjelajahi sebagian kecil dari jutaan keseimbangan yang rumit ini maka akan cukup untuk menunjukkan bahwa kita hidup di dunia ini yang memang didesain khusus untuk manusia dan kehidupan lain yang ada di bumi.

Salah satu kondisi yang sangat luar biasa adalah ketersediaan gas yang sangat luar biasa seimbang untuk kehidupan didalamnya. Bumi mempunyai gas dalam jumlah yang tepat dalam rasio yang diperlukan untuk kelangsungan hidup tidak hanya untuk manusia, namun juga untuk semua makhluk hidup di bumi.

Bumi memiliki 77% nitrogen, 21% oksigen dan 1% karbon dioksida serta gas lainnya yang tersedia di atmosfer dalam jumlah yang ideal sesuai dengan yang diperlukan untuk kelangsungan hidup makhluk yang tinggal di dalamnya. Oksigen, gas yang sangat penting bagi makhluk hidup, yang berfungsi membantu makanan untuk dibakar dan diubah menjadi energi di dalam tubuh kita.

Jika jumlah oksigen di atmosfer melebihi 21%, maka sel-sel dalam tubuh kita akan mengalami kerusakan besar. Vegetasi dan molekul hidrokarbon  yang dibutuhkan untuk kehidupan juga akan hancur. Begitu juga jika jumlahnya kurang, maka akan menyebabkan kita kesulitan dalam bernafas, lebih parahnya lagi makanan yang kita makan tidak akan diubah menjadi energi. Oleh karena itu, 21% oksigen di atmosfer adalah jumlah yang paling ideal yang ditentukan untuk berlangsungnya kehidupan di muka bumi.

 
 Sama dengan oksigen, gas lain seperti nitrogen dan karbon dioksida juga diatur dalam jumlah yang ideal untuk kebutuhan makhluk hidup dan kelangsungan hidup mereka. Jumlah nitrogen di atmosfer memiliki rasio yang sangat ideal untuk menyeimbangkan efek berbahaya dan pembakaran oleh oksigen. Rasio ini juga  merupakan jumlah yang paling tepat yang diperlukan untuk proses fotosintesis, yang sangat penting untuk  pasokan energi bagi kehidupan di bumi. Selain itu, jumlah karbon dioksida memiliki jumlah yang sangat tepat sesuai dengan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas suhu permukaan bumi dan untuk mencegah kehilangan panas terutama saat malam malam hari. Karbon dioksida terdiri dari 1% di dalam atmosfer, yang menyelimuti bumi seperti selimut dan mencegah hilangnya panas ke ruang angkasa. Jika jumlah ini lebih besar, maka suhu bumi akan meningkat,dan akan menyebabkan ketidakstabilan iklim dan merupakan ancaman serius terhadap kehidupan di bumi.

Proporsi ini tetap merupakan sesuatu yang konstan berkat sebuah sistem luar biasa yang sangat sempurna. Tanaman yang menutupi seluruh permukaan bumi akan mengubah karbon dioksida menjadi oksigen, dan menghasilkan 190 miliar ton oksigen setiap harinya. Proporsi gas lain juga selalu dipertahankan secara  konstan di bumi dengan bantuan sistem yang sangat kompleks yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya.

Selain pembentukan campuran gas ideal yang dibutuhkan untuk seluruh kehidupan di bumi, mekanisme yang diperlukan untuk mempertahankan dan menjaga keseimbangan ini diciptakan secara bersamaan. Jika keseimbangan itu berhenti, meskipun hanya sekejap, atau perubahan rasio hanya dalam jangka waktu yang sangat singkat, maka akan berakibat terjadinya kehancuran total pada kehidupan di bumi. Namun, hal ini tidak terjadi. Pembentukan gas di atmosfer sangat sesuai dengan jumlah yang butuhkan, berlangsungnya rasio yang sangat konstan rasio ini menunjukkan sebuah penciptaan yang direncanakan, dan tidak mungkin terjadi dengan sendirinya. Jadi berhentilah untuk mengatakan semua terjadi karena hukum alam, karena selain manusia kehidupan di muka bumi tidaklah mempunyai akal yang mampu menjaga keseimbangan itu dengan cerdas, dan kita semua tahu bahwa  pemelihara keseimbangan alam bukanlah manusia tapi semuanya terlihat sebagai sebuah karya cerdas.

Pada saat yang sama, bumi memiliki ukuran besar yang sangat  ideal sebagai bagian dari sistem tata surya. Jika massa bumi berkurang sedikit saja, maka gas yang ada di bumi akan tersebar ke ruang angkasa. Jika massanya sedikit lebih besar, maka gaya gravitasi akan terlalu besar dan akan menyebabkan bumi akan menyerap semua gas yang ad di atmosfer. Semua suasana tersebut memperlihatkan sebuah karya yang sangat luar biasa cerdas untuk pembentukan suasana seperti yang dimiliki oleh bumi kita saat ini, dan semuanya harus ada agar kita dapat berbicara tentang kehidupan.

Sebagian besar orang menghabiskan hidup mereka tanpa menyadari,semua kondisi tersebut, tentang jarak antara bumi dengan matahari juga pergerakan planet-planet yang ada di alam semesta. Mereka tidak mengetahui betapa pentingnya semua keserasian tersebut bagi  kehidupan mereka sendiri. Yang bahkan penyimpangan kecil yang terjadi dalam salah satu dari keteraturan  ini akan menciptakan masalah yang sangat parah terhadap keberadaan dan kelangsungan hidup umat manusia.

Ada banyak contoh lain tentang keseimbangan yang terjadi di bmi ini

Misalnya, jika gravitasi bumi terjadi lebih kuat dari yang ada saat ini, maka akan menyebabkan bumi menanggung terlalu banyak gas amonia dan gas metana, yang berarti akhir dari semua kehidupan di muka bumi. Jika grafitasi lebih lemah dari saat ini, maka atmosfer bumi akan kehilangan terlalu banyak air, dan kehidupan di bumi tidak mungkin hidup tanpa adanya air didalamnya.

Ketebalan kerak bumi juga merupakan salah satu kondisi penciptaan dari dalam bumi yang sangat luar biasa. Jika kerak bumi terlalu tebal, maka akan menyebabkan terlalu banyak oksigen berpindah dari atmosfer ke dalam kerak bumi dan ini akan memiliki efek yang parah pada kehidupan manusia. Begitu juga sebaliknya, jika kerak bumi terlalu tipis maka akan menyebabkan aktivitas tektonik dan vulkanik menjadi tinggi dan tentu akan sangat tidak ramah bagi kehidupan.
.

Kondisi penting lain yang  sangat penting bagi kehidupan manusia adalah tingkat ozon di atmosfer. Jika jumlahnya lebih besar dari yang ada saat ini, maka suhu permukaan akan terlalu rendah. Namun Jika kurang, maka suhu permukaan akan terlalu tinggi, yang akan menyebabkan radiasi ultraviolet terlalu berlebihan di muka bumi.


Namun, jika salah satu dari semua itu tidak ada maka bumi inipun akan berakhir, alam telah diciptakan dengan kecerdasan dan kekuatan yang tak terbatas yang dirancang khusus untuk kehidupan manusia. Meskipun faktanya, sebagian besar manusia menjalani kehidupan mereka tanpa menyadari kondisi tersebut.

Hal ini cukup bagi kita jika kita memperhatikan jutaan planet mati di ruang angkasa, untuk memahami bahwa keseimbangan rumit yang terjadi pada kehidupan di bumi bukanlah hasil dari sebuah kebetulan dan terjadi secara acak. Kondisi esensial  kehidupan yang sangat  rumit seperti yang dijelaskan diatas tentu tidak terbentuk  "sendiri" dan  terjadi secara acak. Semuanya terjadi dengan begitu sempurna dalam tata kerja dan keteraturannya masing-masing, yang membuat siapapun yang mampu menggunakan akal pasti akan menemukan fakta penciptaan di alam semesta ini.
 

 Penjelasan diatas hanyalah sebagaian kecil dari jutaan sistem rumit yang ada di jagad raya ini, yang tentu akan membangkitkan kesadaran betapa semuanya menunjukkan betapa semuanya tidak mungkin terjadi dengan sendirinya.

 Harmoni yang terjadi di bumi cukup untuk memahami tentang keberadaan kekuatan superior, yang telah meciptakan segalanya dengan perencanaan yang sempurna pada setiap detail alam semesta ini. Hal ini tidak dapat diragukan lagi, mungkinkah bagi manusia atau makhluk hidup lain untuk membuat itu semua? seperti keseimbangan dan keteraturan yang sangat besar. Juga  komponen lain seperti atom, unsur, molekul, dan gas yang mampu berjalan berdasarkan perhitungan yang sangat rumit, baik itu berupa ukuran, keselarasan dan keseimbangan yang terjadi. 


Aktifitas seperti perencanaan, pemesanan, mengatur, menghitung, dan proporsi yang tepat seperti diatas tentu  hanya dapat diwujudkan oleh Sesuatu yang memiliki kebijaksanaan, pengetahuan dan kekuasaan yang sangat luar biasa. Dialah Allah, yang memiliki Kebijaksanaan, Pengetahuan dan Power yang tak terbatas.

Dalam Al-Qur'an, dinyatakan bahwa orang-orang yang mampu mewujudkan fakta ini hanya "orang-orang yang memiliki kecerdasan":

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mempunyai kecerdasan: orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi: "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia. Mahasuci Engkau! Dan lindungilah kami dari siksa neraka. (Surat Al Imran: 190-191)



 

Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung adalah salah satu obyek wisata yang ada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, jarak dari kota tidak terlalu jauh. Tempat ini dapat ditempuh sekitar 1 jam dari Bandara Hasanudin dengan menggunakan mobil atau sepeda motor. Di tempat ini ada beberapa obyek wisata yang dapat di kunjungi, yaitu konservasi kupu-kupu, situs prasejarah Leang-Leang, Air terjun dan Gua Batu. Pengunjung dapat melihat pemandangan eksotis batu-batu gunung yang menjulang tinggi diantara aliran sungai jernih yang mengalir di bawahnya. Berikut ini tempat-tempat yang dapat di kunjungi di taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Konservasi Kupu-kupu
Ada sekitar 250 spesies kupu-kupu yang terdapat di lokasi ini dan 20 spesies diantaranya dilindungi oleh pemerintah. Ditaman Nasional ini mempunyai beberapa spesies kupu-kupu yang unik yang hanya terdapat di Sulawesi Selatan, yaitu Troides Helena Linne, Troides Hypolitus Cramer, Troides Haliphron Boisduval, Papilo Adamantius, dan Cethosia Myrana. Antara tahun 1856-1857, Alfred Russel Wallace menghabiskan sebagian hidupnya di kawasan tersebut untuk meneliti berbagai jenis kupu-kupu. Wallace menyatakan Bantimurung merupakan The Kingdom of Butterfly (kerajaan kupu-kupu). Menurutnya di lokasi tersebut terdapat sedikitnya 250 spesies kupu-kupu.
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Tempat penangkaran Kupu-Kupu di taman Nasional Bantimurung Bulusaraung
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Salah satu spesies kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung
Gua Leang leang
Leang Leang adalah sebuah peninggalan prasejarah yang terdapat diwilayah ini juga, letaknya hanya beberapa kilo meter sebelum  konservasi kupu-kupu Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Di tempat ini tersapat  pegunungan Karst yang telah ada sejak ribuan tahun silam. Leang Leang menduduki urutan ketiga sebagai pegunungan Kars terbesar di dunia setelah Guangzhou di China. Meliputi area seluas 43.750 hektar, wilayah ini memiliki 286 goa dengan lebih dari 30 goa prasejarah. Di dalam goa terdapat beberapa gambar tangan yang ditinggalkan oleh manusia prasejarah, juga gambar-gambar lain seperti gambar babi, ikan, manusia dan gambar lainnya.

Goa prasejarah yang terdapat di Leang Leang ini sangat menarik, karena goa ini dulunya sebagai tinggal tempat dan penghuninya meninggalkan jejak dalam berbagai bentuk gambar di dinding goa.
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Tempat wisata prasejarah Leang Leang
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Cap tangan manusia prasejarah yang terdapat didalam dinding gua
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Air Terjun
Lokasi air terjun terpisah dengan goa Leang Leang, satu lokasi dengan penangkaran kupu-kupu dan goa batu. Air terjun terjadi dari sungai yang mengalir dari celah-celah batu gunung yang berada ditempat ini, dengan air yang jernih. Pengunjung tempat ini  biasanya mandi di air terjun dan sungai yang mengalir di bawahnya, dan inilah yang menjadi favorit bagi pengunjung Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Disekitar lokasi air terjun juga terdapat saung yang sengaja di buat sebagai tempat bersantai bagi para Pengunjung, juga terdapat wahana permainan lainnya seperti flying fox dan kolam renang.
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Pemandian di dalam kompleks Taman Wisata Bantimurung Bulusaraung
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Air Terjun di dalam kompleks Bantimurung Bulusaraung
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Wahana permainan Flying Fox
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Goa Batu
Letaknya sekitar 1 Kilometer dari air terjun dan dapat ditempuh dengan jalan kaki sembari menikmati keindahan hutan yang terdapat di sepanjang jalan menuju goa batu. Yang menarik dari goa ini adalah  terdapat danau kecil dengan air yang jernih di depannya. Untuk memasuki goa anda akan diantar oleh seorang Pemandu dengan lampu petromax yang siap memberikan informasi tentang goa ini.
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Dinding Goa Batu
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Obyek Wisata Prasejarah Taman Nasional Bantimurung Dan Penangkaran Kupu-Kupu
Pintu masuk kedalam Goa Batu
Anda punya rencana berkunjung ke Sulawesi Selatan? Tempat ini sangat sayang sekali untuk anda lewatkan, cukup hanya dengan membayar ticket masuk Rp 20.000 anda dapat menikmati keindahan alam yang berada di kompleks Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (RR/ow/14)


Menjelajahi Hutan Kalimantan Dan Mengungkap Kehidupan Di Dalamnya

Inilah Borneo, sebuah pulau raksasa di khatulistiwa yang di dalamnya terdapat tiga wilayah negara, Indonesia di bagian selatan serta Brunei dan Malaysia di bagian utara. Dengan luas 743.330 kilometer persegi (287.000 mil persegi) Kalimantan adalah pulau terbesar ketiga di dunia dan terbesar di Indonesia. Dikelilingi oleh laut tropis dan berada tepat di garis khatulistiwa, Kalimantan mempunyai berisi hutan hujan tertua dan keanekaragaman hayati terkaya di Bumi Nusantara dan dunia. Sungai-sungai besar berlumpur, hutan shaggy yang hangat, hujan monsunal, membuat pulau ini menjadi hutan tropis surga bagi kehidupan yang ada didalamnya. Binatang-binatang eksotis, tanaman langka juga suku pedalaman berbaur menjadi satu semakin mebuat pulau ini benar-benar menjadi Wonderland bagi Indonesia.
Di Kalimantan masih banyak ditemukan pohon-pohon Tropis dengan usia ratusan tahun yang dilindungi oleh Pemerintah setempat.
Menjelajahi Hutan Kalimantan Dan Mengungkap Kehidupan Di Dalamnya
Gunung Santubong
Gunung Santubong (Gambar), Seorang ilmuwan pernah menghabiskan waktunya disini selama 8 tahun untuk meneliti keanekaragaman hayati yang terdapat didalamnya, dia adalah  Alfred Russel Wallace (1823 - 1913) seorang ilmuwan yang mengembangkan teori evolusi melalui seleksi alam. Wallace tidak pernah menetap lebih lama di tempat lain, namun dapat bertahan hingga 8 tahun di Borneo karena begitu banyaknya keanekaragaman hayati yang membuatnya takjub dengan Borneo.
Menjelajahi Hutan Kalimantan Dan Mengungkap Kehidupan Di Dalamnya
Orangutan (Pongo Pigmeus)
Menjelajahi Hutan Kalimantan Dan Mengungkap Kehidupan Di Dalamnya
Orangutan (Pongo Pigmeus)
Orangutan (Pongo Pigmeus) adalah binatang khas hutan-hutan di Kalimantan, sayang sekali binatang ini banyak diburu oleh penduduk setempat untuk dibunuh karena sering merusak tanaman, namun demikian upaya untuk menyelamatkan dari kepunahan terus dilakukan baik oleh Pemerintah Indonesia maupun Dunia.
Menjelajahi Hutan Kalimantan Dan Mengungkap Kehidupan Di Dalamnya
Kupu-Kupu renda
Hutan Kalimantan diperkirakan memiliki lebih dari 3.000 spesies arthropoda. Banyak lagi belum ditemukan dan dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Dari kupu-kupu sayap-renda halus (foto) kumbang badak; ulat berbulu berbisa, kupu-kupu Birdwing cantik; kaki seribu raksasa, rayap, dan berbagai macam jenis serangga.
Menjelajahi Hutan Kalimantan Dan Mengungkap Kehidupan Di Dalamnya
Bunga Raflesia Arnoldi
 Rafflesia Arnoldi adalah keluarga dari tanaman berbunga parasit asli Kalimantan dan beberapa tempat Asia Tenggara. Mewakili lebih dari 28 spesies, bunga terbesar di dunia.  Rafflesia arnoldi (Foto) dapat tumbuh lebih dengan diameter lebih dari 100 cm (39 inci) dan berat hingga 10 kilogram (22 pon)

Bunga ini juga dijuluki sebagai "bunga bangkai," bunga Rafflesia telah berkembang sebagai tanaman pemangsa serangga dengan mengeluarkan bau  seperti daging yang membusuk, untuk menarik lalat, sebagai penyerbuk. Tanaman ini banyak ditemukan di Gunung Gading National Park, beberapa jam perjalanan dari Kuching.
Menjelajahi Hutan Kalimantan Dan Mengungkap Kehidupan Di Dalamnya
Katak Penyanyi
Baru sekitar 61 spesies katak dapat didokumentasikan. Jumlah tersebut baru sekitar 1/3 dari semua spesies katak yang ditemukan di Kalimantan. Di jantung Borneo, sekitar 600 spesies baru amfibi ditemukan antara tahun 1995 dan 2010 menurut World Wildlife Fund. Bahkan cukup mengejutkan pernah ditemukan tiga spesies baru dalam sebulan!

Katak dalam jumlah besar dan berbagai spesies katak yang ditemukan adalah berita baik ditengah penurunan jumlah spesies amfibi di seluruh dunia. Binatang yang bernapas melalui kulit ini juga sangat sensitif terhadap perubahan ekologi dan iklim. Sensitivitas alami ini membuat mereka menjadi indikator lingkungan hidup yang baik. Di tengah hutan belantara Kalimantan juga ditemukan katak bertelinga, Tree Frog (Polypedates otilophus).
Menjelajahi Hutan Kalimantan Dan Mengungkap Kehidupan Di Dalamnya
Ular Hijau (Tropidolaemus wagleri)
Dengan begitu banyaknya katak dan makhluk kecil lainnya di hutan pada malam hari, maka tidak mengherankan jika banyak juga predator yang muncul di dlamnya,  seperti ini ular hijau ,WaglerPit Viper (Tropidolaemus wagleri). Tuhan selalu menciptakan binatang dengan predatornya untuk menjaga keseimbangan alam didalamnya.
Menjelajahi Hutan Kalimantan Dan Mengungkap Kehidupan Di Dalamnya
Bekantan, salah satu binatang endemik Kalimantan
 Maskapai biasa, hampir lucu melihat monyet adalah beberapa yang paling dikenal di dunia dengan hidung panjang dan perut pot. Bekantan makan berbagai daun dan buah-buahan dan hidup dalam kelompok yang terdiri dari satu laki-laki dewasa dan beberapa betina dan bayi mereka. Pria tumbuh jauh lebih besar dari betina. Semakin besar hidung dan perut lebih seksi atau "cocok" laki-laki adalah perempuan.

Bekantan adalah salah satu binatang endemik Kalimantan, monyet ini terancam punah dan hanya ditemukan di sekitar hutan dataran rendah dan di sepanjang sungai dan rawa-rawa di bagian pesisir Kalimantan. Banyak ditemukan di sekitar Gunung Santubong dan beberapa tempat lain di hutan Kalimantan.

Itulah sebagian kecil kekayaan hayati yang terdapat di Borneo, sebuah wilayah yang masih banyak terdapat hutan yang masih perawan, walaupun pembalakan liar juga masih terjadi disana yang tentu akan berpengaruh besar terhadap kehidupan ekosistem disana. (RR/tr/14)



 

Aneh, Air Sungai Di Wenzhou, China, Berubah Menjadi Merah Darah

InaScience - Warga yang tinggal di Wenzhou sebuah kota komersial di Provinsi Zhejiang,China  kamis kemaren dikejutkan oleh peristiwa ganjil yang terjadi pada sebuah sungai yang mengalir di daerah tersebut lantaran air sungai yang biasanya berwarna jernih  mendadak berubah menjadi warna merah darah. Kejadian tersebut terjadi pada hari kamis pukul 06:00, seperti dilaporkan oleh China Radio International. Dua jam sebelumnya sekitar pukul 04:00 air sungai masih dalam kondisi normal namun berubah secara cepat menjadi merah pada pagi itu. Warga sekitar melaporkan kejadian ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Aneh, Air Sungai Di Wenzhou Berubah Menjadi Merah Darah
Warna air sungai berubah menjadi merah darah (Youtube)

Setelah menyelidiki insiden itu, Biro Perlindungan Lingkungan Wenzhou mengatakan kepada Voice of America bahwa mereka tidak dapat mengetahui penyebab perubahan warna air sungai ini. Para peneliti mengatakan mereka tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan  dari aktifitas pabrik-pabrik di sepanjang sungai yang kemungkinan membuang limbah ke sungai.

Aneh, Air Sungai Di Wenzhou, China Berubah Menjadi Merah Darah
                                                     Sampel air yang diambil dari sungai (Youtube)

Aneh, Air Sungai Di Wenzhou, China Berubah Menjadi Merah Darah
 Sebuah perahu melintas diatas sungai darah (Youtube)

Ada pendapat bahwa seseorang telah membuang pewarna buatan kedalam air sungai dan meyakini bahwa topan Matmo akan melunturkan warna merah pada sungai tersebut, seperti yang dilaporkan oleh China News. Namun ternyata topan yang menyebabkan hujan deras tidak merubah warna merah darah tersebut daan air sungai masih mengalir dengan warna merah mengerikan.

Media online Mashable melaporkan "Ini adalah ketiga kalinya dalam tiga tahun terakhir sebuah sungai di China telah berubah warnannya menjadi merah",  Mashable menambahkan bahwa air Sungai Yangtze di Chongqing berubah pernah juga mengalami hal yang sama namun dengan warna merah lebih terang  pada tahun 2012, dan pada tahun 2011, Sungai Jian di Provinsi Henan airnya berubah warna merah gelap.

Meskipun peneliti tidak menunjuk apa yang terjadi hari Kamis di Wenzhou tersebut, ahli memberikan  penjelasan yang mungkin untuk kasus-kasus sebelumnya. Setelah kejadian 2012, University of Wisconsin Emily Stanley, profesor limnologi - yang mendalami tentang perairan pedalaman - mengatakan kepada LiveScience.com perubahan tiba-tiba warna sungai kemungkinan merupakan buatan manusia.

"Sepertinya fenomena polutan," katanya. "Perairan yang telah berubah merah sangat cepat di masa lalu telah terjadi karena orang telah membuang pewarna ke dalamnya." 


Pertanyaannya adalah berapa banyak pewarna yang harus dituangkan kedalam sungai tersebut, sementara sungai yang mengalir bukan sungai kecil bahkan warna merahnya tidak berubah setelah air hujan mengguyur daerah ini dan menyebabkan sungai menjadi banjir, hanya Tuhan yang tahu. (RR/tr/30714)





 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Free Zone Film - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger